Jusuf Kalla Tekankan Peran Universitas dalam Hadapi Tantangan Ekonomi dan Teknologi dengan Inovasi dan Kreatifitas

“Jangan kita dikalahkan oleh teknologi. Kita harus mengendalikan teknologi, dan untuk itu kita harus memahaminya,” kata Jusuf Kalla.

Dalam konteks ketenagakerjaan, ia menyinggung fenomena tingginya angka lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan layak.

Ia menyebutkan bahwa sebagian lulusan sarjana bekerja di sektor informal, yang menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara pendidikan dan kebutuhan ekonomi.

Oleh karena itu, ia mendorong universitas, termasuk Universitas Paramadina, untuk lebih produktif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat dan bangsa.

Baca Juga : Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Prof Zainal Arifin Mockhtar, Jusuf Kalla: Kritik Merupakan Bagian dari Demokrasi

Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat mencari ijazah, tetapi juga pusat pembentukan karakter, inovasi, dan kepemimpinan intelektual.

Menutup sambutannya, Jusuf Kalla mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara serta menjadi bagian dari solusi atas tantangan ekonomi dan politik yang dihadapi Indonesia saat ini.

“Dalam kondisi ekonomi dan politik yang menantang, kita harus menjadi solusi, bukan bagian dari masalah,” pungkasnya. (*)