Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara, Pangdam Hasanuddin Pastikan Pencarian Terus Dimaksimalkan

“Kami menggunakan prosedur baku DVI. Seluruh data ante mortem dari keluarga korban dan data post mortem dari jenazah akan direkonsiliasi untuk memastikan identitas korban,” ujar Nyoman.

Menurutnya, data ante mortem telah dikumpulkan dari 10 anggota keluarga korban, sementara tim medis dan forensik yang diterjunkan terdiri dari dokter umum, dokter forensik, dokter radiologi, serta tenaga pendukung lainnya.

Ia menegaskan proses identifikasi dilakukan secara cermat dan hati-hati demi menghindari kesalahan penyerahan jenazah kepada keluarga.

Baca Juga : Tragedi ATR 42-500 di Bulusaraung, Andi Iwan Darmawan Aras Desak Evaluasi Total SOP Penerbangan

“Kami mengedepankan ketepatan, bukan kecepatan. Keterangan resmi akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dan data dinyatakan valid,” pungkasnya.

Operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat IAT ATR 42-500 akan terus dilanjutkan sesuai prosedur, dengan mengutamakan keselamatan personel dan aspek kemanusiaan.
(Restu)