Makassar Half Marathon 2026 Picu Lonjakan Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Raup Untung

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai ajang olahraga bergengsi di Indonesia Timur, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang memberikan dampak nyata bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, usai mengikuti kategori 21 Kilometer (21K) pada hari terakhir pelaksanaan Makassar Half Marathon 2026, Minggu (31/5/2026).

Menurut Munafri, tingginya antusiasme peserta yang mencapai 12.400 orang menunjukkan semakin kuatnya posisi Makassar sebagai destinasi sport tourism di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh peserta berasal dari luar Kota Makassar.

“Selama tiga hari pelaksanaan MHM, kegiatan ini diikuti 12.400 peserta dan lebih dari 50 persen berasal dari luar daerah. Ini memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi Kota Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Olahraga Sambil Bangun Kota, Makassar Move Segera Hadir di Lontara Plus

Ia menjelaskan, kehadiran ribuan peserta dan pendamping berdampak langsung pada meningkatnya okupansi hotel, kunjungan ke pusat kuliner, toko oleh-oleh, layanan transportasi, hingga penjualan produk UMKM dan industri kreatif lokal.

“Hotel-hotel di Makassar sudah penuh sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan. UMKM, pusat oleh-oleh, pusat jajanan, hingga pelaku industri kreatif ikut merasakan manfaat ekonomi dari event ini,” tambahnya.

Munafri menegaskan, Makassar Half Marathon kini telah berkembang menjadi instrumen strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, penyelenggaraan event berskala besar menjadi salah satu cara efektif menarik wisatawan dan meningkatkan aktivitas ekonomi kota.

Baca Juga : Makassar Terbaik se-Sulawesi dalam Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar dari Kemendagri

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu mendongkrak pendapatan daerah. Ke depan, berbagai event yang mampu menarik kunjungan ke Makassar akan terus diperbanyak,” katanya.

Lebih jauh, Munafri menilai MHM telah menjelma menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur dan menjadi momentum yang selalu dinantikan komunitas pelari dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, ini menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur. Bahkan bisa dikatakan sebagai lebarannya para pelari,” ujarnya.

Meski sukses menarik ribuan peserta, Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan.

Komentar