Ia menambahkan, pengalaman tampil di ruang terbuka seperti Malioboro menjadi nilai tambah dalam membentuk mental dan kepercayaan diri siswa.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi murid, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni dan kreativitas.
“Setiap murid memiliki potensi unik yang perlu difasilitasi dan diapresiasi. Pendidikan seni berperan penting dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kecerdasan emosional dan sosial,” ungkapnya.
Dengan konsep matang dan ragam pertunjukan yang beragam, Mancawarni 2026 diharapkan menjadi magnet besar bagi masyarakat untuk hadir, menikmati, sekaligus merayakan karya-karya kreatif generasi muda Yogyakarta. (Yusron Ardi Darmawan)

