MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan bersama Satlantas Polres jajaran akan menggelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026 mulai 2 hingga 14 Februari 2026.
Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang arus mudik Lebaran.
Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan tersebut difokuskan untuk menekan angka kecelakaan serta memberikan perlindungan bagi seluruh pengguna jalan, khususnya kelompok rentan seperti pejalan kaki dan pengendara roda dua.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. Pria Budi, SIK, SH, MH, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan operasi.
Baca Juga : Duka Mendalam di Biddokkes Polda Sulsel, Tujuh Jenazah Korban Kecelakaan ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga
“Keselamatan pengguna jalan adalah yang terdepan. Karena itu kami fokus pada pencegahan kecelakaan dan peningkatan disiplin berlalu lintas,” ujarnya usai memberikan arahan dalam Latihan Pra Operasi (Latpra) Operasi Keselamatan Pallawa 2026 di Aula Biru Ditlantas Polda Sulsel, Rabu (26/1/2026).
Selain sebagai langkah preventif jelang Operasi Ketupat, aparat juga akan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di jalan raya. Salah satu sasaran utama adalah penertiban balap liar yang kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Petugas juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan angkutan umum, seperti bus dan travel, di sejumlah titik pemeriksaan. Pengecekan meliputi uji kelaikan kendaraan (ram check), kondisi fisik pengemudi, hingga kesiapan operasional menghadapi puncak arus mudik.
Untuk mendukung penegakan hukum yang lebih efektif, Ditlantas memaksimalkan penggunaan teknologi digital seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi.
Baca Juga : Ditpolairud Polda Sulsel Tangkap Pemburu Penyu di Takalar, IWO: Bukti Keseriusan Lindungi Satwa Dilindungi
Sistem ini memungkinkan penindakan berbasis data yang lebih objektif, transparan, serta meminimalkan kontak langsung antara petugas dan pelanggar.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi guna membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Polda Sulsel pun mengimbau masyarakat agar selalu disiplin mematuhi aturan demi keselamatan bersama, terutama menjelang musim mudik Lebaran 2026. (*)

