Panaikang Siapkan Teba, Komposter dan Bank Sampah, Warga Diminta Tak Khawatir Pilah Sampah

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, memastikan warga tidak perlu khawatir menjalankan kebijakan pemilahan sampah dari sumber yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

Lurah Panaikang, Muthmainnah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana pengelolaan sampah untuk mendukung masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.

“Tidak perlu khawatir. Pemerintah kelurahan telah menyiapkan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Tugas masyarakat cukup memilah dari rumah, selanjutnya kami bersama pihak terkait yang akan mengelolanya,” ujar Muthmainnah, Rabu (5/8/2026).

Saat ini, Kelurahan Panaikang memiliki 40 pasang titik teba dan sejumlah komposter untuk mengolah sampah organik. Selain itu, kelurahan juga mengembangkan lubang pengolahan sampah organik serta budidaya maggot sebagai alternatif pengolahan sekaligus pemanfaatan sampah bernilai ekonomi.

Baca Juga : Kolaborasi Warga dan Yayasan Peduli Negeri Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi

Untuk sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual, tersedia lima Bank Sampah Unit (BSU) yang siap menampung hasil pemilahan warga.

Dengan sistem tersebut, sampah organik diolah di lingkungan, sampah anorganik disalurkan ke bank sampah, sementara hanya sampah residu yang diangkut ke TPA Tamangapa.

Muthmainnah berharap kesiapan fasilitas tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menjalankan pemilahan sampah.

“Kalau seluruh warga disiplin memilah dari rumah, volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang dan lingkungan Panaikang semakin bersih,” pungkasnya. (*)