MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (PATSI UMI) melakukan silaturahim dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, di Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (23/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi dan koordinasi menjelang pelantikan Pengurus Pusat PATSI UMI periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.
Ketua Umum DPP PATSI UMI, Dr. Ir. H. Mahmud, ST, MM, MSP, MT, hadir bersama sejumlah pengurus dan panitia pelantikan. Rombongan diterima Kajati Sulsel didampingi Wakajati Sulsel, Prihatin.
Selain membahas persiapan pelantikan, pertemuan juga menyoroti pentingnya pemahaman aspek hukum dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, mulai dari perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pertanggungjawaban proyek.
Baca Juga : PATSI UMI Gandeng BJKW VI Perkuat SDM Konstruksi
“Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat konsolidasi alumni teknik sipil dan meningkatkan kontribusi PATSI UMI dalam pembangunan. Kami juga mendorong pemahaman hukum konstruksi agar insan teknik sipil bekerja profesional, berintegritas dan sesuai ketentuan,” ujar Mahmud.
Sementara itu, Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.
“Pemahaman hukum perlu dibangun sejak tahap perencanaan, pengadaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah dan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara aparat penegak hukum, organisasi profesi, akademisi dan pelaku jasa konstruksi melalui edukasi serta komunikasi yang terbuka dan konstruktif.
PATSI UMI menilai peningkatan pemahaman terhadap regulasi dan aspek hukum konstruksi merupakan bagian penting dalam membangun profesionalisme serta tata kelola pembangunan yang baik.
Silaturahim tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diharapkan menjadi awal penguatan komunikasi serta edukasi antara PATSI UMI dan Kejati Sulsel, khususnya dalam mendorong pembangunan yang profesional, berintegritas dan sesuai aturan. (*)


Komentar