Untuk diketahui, bencana banjir bandang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Luwu pada awal Mei 2024 lalu, menyebabkan belasan korban jiwa dan kerugian ekonomi yang sangat besar.
Upaya pemulihan dan penanggulangan dampak bencana masih terus dilakukan hingga saat ini.
KKLR Sulsel telah menurunkan tim ke lokasi bencana khususnya di Kecamatan Suli dan Suli Barat. Tim yang bekerja selama tiga hari itu membagikan bahan makanan, beras 1 ton dan menurunkan tiga unit alat berat dalam program bertajuk KKLR Sulsel Peduli.
Yang terbaru, KKLR Sulsel menurunkan tim untuk mendistribusikan bantuan beras sebanyak 1 ton kepada warga terdampak banjir di wilayah Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (14/05/2024).
Dalam keteranganya di sejumlah media, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR Sulawesi Selatan Ir. Hasbi Syamsu Ali mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian serius kepada setiap bentuk bencana yang melanda wilayah Luwu Raya.
“Pasti kita sangat peduli karena ini adalah kampung halaman kita. Sebelumnya kita turun ke bencana banjir di Luwu, dan sekarang kita menyasar Luwu Utara yang ternyata dampak banjirnya juga sangat luar biasa,” ungkapnya.
Hanya saja, kata Hasbi, sebagai organisasi paguyuban, kekuatan KKLR tentu tidaklah sebanding dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah.
“KKLR ini hanya organisasi kekerabatan, sifatnya kekeluargaan. Tentu saja pemerintah yang seharusnya paling bisa melakukan banyak hal dibanding kami,” tukasnya.
Namun demikian, Hasbi menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus terlibat membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Insya Allah kita akan terus terlibat sesuai dengan kemampuan yang ada. Kita percaya ada banyak orang-orang baik yang mau membantu sesamanya yang sedang membutuhkan,” pungkasnya.
baca juga : Terkait Pilkada, KKLR Sulsel Kembali Tegaskan Posisi dan Misi Wujudkan Provinsi Luwu Raya
Untuk diketahui, saat ini banjir di Luwu Utara menggenangi sejumlah desa di tiga wilayah Kecamatan, diantaranya Desa Lewewe, Desa Lembang- Lembang, Desa Muktisari dan Desa Beringin Jaya di Kecamatan Baebunta Selatan.
Kemudian di Kecamatan Malangke Barat banjir merendam sebagian besar wilayah Desa Pombakka, Desa Wara dan Desa Limbong Wara.
Sementara di Kecamatan Malangke, setidaknya 7 desa ikut terdampak, yakni Desa Tolada, Desa Girikusuma, Desa Putemata, Desa Pettalandung, Desa Tingkara, Desa Malangke dan Desa Pattimang. [*]

