Pemkab Enrekang Percepat Pembenahan Pengelolaan Sampah, Siapkan Armada Baru hingga Pengaktifan Bank Sampah

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – Pemerintah Kabupaten Enrekang terus memperkuat upaya pembenahan sistem pengelolaan sampah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Mulai dari keterbatasan armada pengangkut, pasokan bahan bakar minyak (BBM), hingga proses perizinan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang, mengatakan sebagian besar armada pengangkut sampah yang digunakan saat ini sudah berusia tua sehingga kurang optimal dalam mendukung operasional di lapangan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana penambahan armada.

Menurutnya, beberapa unit kendaraan pengangkut sampah diupayakan dapat direalisasikan pada tahun ini, bergantung pada kemampuan keuangan daerah, sementara penambahan armada juga menjadi bagian dari program penguatan layanan kebersihan pada tahun anggaran berikutnya.

baca juga : Lantik Dua Pj Kepala Desa, Bupati Enrekang: Utamakan Pelayanan Warga

Selain armada, Pemkab Enrekang juga berupaya mengatasi kendala distribusi BBM yang selama ini memengaruhi operasional kendaraan pelayanan publik.

“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan para pemilik SPBU agar tersedia kuota khusus BBM bagi kendaraan pelayanan publik seperti mobil pengangkut sampah, ambulans, mobil jenazah, dan mobil pemadam kebakaran,” ujar Andi Tenri Liwang, Rabu (5/8/2026).

Persoalan lain yang tengah diselesaikan adalah proses perizinan TPS3R. Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tempat pengolahan sekaligus penampungan sementara sampah sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karrang.

Menurut Wakil Bupati, keberadaan TPS3R diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh kendaraan pengangkut sampah yang selama ini harus bolak-balik menuju TPA, sehingga pelayanan pengangkutan menjadi lebih efektif dan efisien.

Setelah perizinan TPS3R rampung, pemerintah daerah juga berencana mengaktifkan kembali program bank sampah di setiap kecamatan sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

baca juga : Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Enrekang Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi BERLIAN

Andi Tenri Liwang turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pelayanan pengangkutan sampah yang dinilai belum maksimal dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dan terus bekerja mencari solusi agar persoalan tersebut dapat segera teratasi.

“Kami memahami keluhan masyarakat dan terus berupaya membenahi sistem pengelolaan sampah. Penanganan ini membutuhkan proses, namun kami berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi meski harus bekerja hingga dini hari.

“Saya turun langsung melakukan pemantauan dan melihat petugas masih bekerja hingga pukul 02.00 dini hari. Ini menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kebersihan daerah,” ungkapnya.

Melalui berbagai langkah pembenahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Enrekang berharap sistem pengelolaan sampah semakin optimal, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (FungFi)

Komentar