oleh

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Enrekang

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Dalam rangka memberikan laporan terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis bukan tanaman, Waka Polres Enrekang, Kompol Sulkarnain pimpin konferensi pers di dampingi Kasat Narkoba Iptu Muhammad Natsir di Mapolres Enrekang, selasa (9/7/24).

Dalam konferensi tersebut, polisi berhasil mengamankan 2 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika dengan inisial lelaki AS (47) alamat Massemba kelurahan leoran kecamatan Enrekang dan lelaki T(57) alamat Jalan Pelita Tengah Kelurahan Laleng Bata Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang.

Terduga pelaku AS diamankan pada hari Rabu tanggal 3 Juli 2024 sekitar pukul 02.30 Wita di Jalan Kemakmuran kelurahan Juppandang kecamatan Enrekang. Saat penggerebekan, polisi berhasil mengamankan dua buah pipet kecil berwarna hijau yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,23 gram terbungkus kertas rokok yang diselipkan di pembungkus rokok merk Sampoerna.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan informasi tentang adanya Warga Enrekang yang akan melakukan penyalahgunaan narkotika di Jalan Kemakmuran. Dari hasil interogasi terhadap terduga AS, diketahui bahwa barang tersebut dibeli dari lelaki T yang beralamat di Pinrang dengan harga 260.000.

baca juga : Polres Enrekang Laksanakan Syukuran Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78

Tim kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga lelaki T di kediamannya pada pukul 05.20.

Terkait dengan tindakan tersebut, kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika atau pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika atau pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Kedua pelaku akan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Waka Polres Enrekang, Kompol Sulkarnain, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang untuk penyalahgunaan narkotika dan sejenisnya di bumi Massenreng Pulu dan akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk membersihkan penyalahgunaan di Kabupaten Enrekang. (ZF)