MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Polda Sulawesi Selatan memastikan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan pengawasan dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
Dukungan Propam dalam operasi ini mencakup pemantauan pelaksanaan penindakan di lapangan, pemeriksaan integritas personel, hingga penerimaan dan penanganan pengaduan masyarakat terkait tindakan petugas selama operasi berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap tindakan penegakan hukum berjalan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Dr. Amin Toha, mengimbau masyarakat agar menjadikan Operasi Patuh 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Polda Sulsel mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan masa operasi sebagai momentum meningkatkan kepatuhan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya, Rabu (3/6/26).
Ia menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini bukan semata-mata melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, melainkan menekan angka kecelakaan serta membentuk budaya tertib berlalu lintas melalui penegakan hukum yang tegas namun tetap berkeadilan.
Baca Juga : Polda Sulsel Ungkap 148 Kasus Kejahatan Jalanan, Ribuan Busur dan Ratusan Motor Diamankan
AKBP Amin Toha juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa kelengkapan kendaraan dan dokumen sebelum berkendara, serta mematuhi rambu-rambu dan aturan lalu lintas yang berlaku.
“Masyarakat diminta memeriksa kelengkapan kendaraan dan dokumen sebelum berkendara serta mematuhi rambu dan peraturan demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (*/wisnu)


Komentar