Lebih lanjut, Darmizal menekankan bahwa KSP di bawah kepemimpinan Jenderal Dudung harus tampil lebih aktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam menyerap aspirasi publik.
“KSP harus menjadi ‘mata dan telinga’ Presiden yang bekerja secara nyata di lapangan. Tidak boleh pasif di balik meja. Harus hadir, mendengar, memverifikasi, dan menyampaikan secara objektif kondisi riil kepada Presiden, sekaligus mengomunikasikan kebijakan pemerintah secara jernih kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga meyakini sinergi kuat antara Presiden Prabowo dan Dudung Abdurachman, yang sama-sama memiliki latar belakang militer, akan memperkuat soliditas pemerintahan serta mendorong percepatan pencapaian target pembangunan nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga : ReJO: Kebesaran Jiwa Jokowi Maafkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Berbuah Restoratif Justice
Sebagai penutup, Darmizal menyampaikan bahwa ReJO berkomitmen terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami berkomitmen untik mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai tuntas,” ujar politisi senior asal Minang ini. (*)

