Sejumlah Mahasiswa UNM Makassar Lakukan Penelitian di Media Koran Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Sejumlah mahasiswa dari program Business English Communication di Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar (UNM), melakukan wawancara dengan CEO PT. Koran Makassar Group, Zulkifli Thahir, SE, M.AP pada hari Senin, 23 September pukul 17.00 wita.

Wawancara yang semula direncanakan di kantor Koran Makassar namun akhirnya dilaksanakan di Warkop Azzarah, Jl. Bandang No. 194/196, Parang Layang, Bontoala, Makassar,

Koran Makassar, sebagai salah satu media terkemuka di Makassar, telah menjadi sumber informasi yang penting bagi masyarakat sejak berdirinya pada 11 Januari tahun 2011.

Dikenal karena pemberitaannya yang akurat dan informatif, Koran Makassar memainkan peran vital dalam membentuk opini publik dan mempromosikan transparansi dalam urusan lokal.

Para mahasiswa dari program Business English Communication UNM sedang mengadakan penelitian tentang etika jurnalistik dan praktik pelaporan berita.

Mereka tertarik untuk memahami bagaimana Koran Makassar menjaga akurasi, ketajaman, dan keseimbangan dalam pelaporannya, terutama saat menangani kasus-kasus sensitif.:

Penelitian yang dilakukan mahasiswa UNM ini terbagi dalam tiga judul utama yakni

Journalistic Ethics in Reporting Sensitive Cases in the Mass Media: Penelitian ini, yang dipimpin oleh Jerlis Para’Pean, Masnidar, dan Jella Putri Utami, akan mengeksplorasi bagaimana etika jurnalistik diterapkan dalam melaporkan kasus-kasus sensitif seperti kekerasan, kejahatan seksual, dan konflik sosial.

Kemudian Journalists’ Experiences Covering Socially Sensitive Issues: Challenges in Protecting Sources and Maintaining Objectivity: Penelitian ini, yang dipimpin oleh Nurul Aulia Mutiara Farli, Sherina Aulia Ramadhanti, Adisti Nadya Fishabilillah, dan Aldyth Adyatma Buttutasik, akan menyelidiki bagaimana jurnalis menghadapi tantangan dalam melindungi sumber informasi dan menjaga objektivitas saat meliput isu-isu sensitif.

baca juga : Sidang Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2023/2024 Resmi Ditutup

Dan Cultural Metaphors and Idioms on Issue Framing: An Analysis of How Makassar Journalists Address Local Issues through Language: Penelitian ini yang dipimpin oleh Nur Rezki Aulia Arif, Nurhikmah Mukhtar, dan Izmu Amalya, yang akan menganalisa bagaimana jurnalis mengatasi berita berita lokal lewat sebuah bahasa.

Melalui wawancara ini, para mahasiswa berharap mendapatkan pengetahuan dan pengalaman berharga yang akan meningkatkan kemampuan komunikasi, analisis informasi, dan pemahaman mereka tentang kompleksitas dunia jurnalistik. (*)