MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2031 berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai mekanisme dengan melibatkan BAZNAS RI sebagai pihak yang berwenang menetapkan pimpinan.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Makassar, Mohammad Syarief, usai pelantikan lima pimpinan BAZNAS oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Baruga Anging Mammiri, Senin (6/7/2026).
Syarief menjelaskan, Panitia Seleksi Kota Makassar mengusulkan 10 nama calon yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat. Selanjutnya, BAZNAS RI melakukan seleksi akhir dan menetapkan lima pimpinan.
Baca Juga : Kesra Setda Makassar Tingkatkan Kompetensi 450 Muballigh dan Imam Kelurahan Lewat Pelatihan Intensif
“Seluruh tahapan telah berjalan sesuai mekanisme. Penetapan lima pimpinan sepenuhnya menjadi kewenangan BAZNAS RI,” ujarnya.
Ia menegaskan peserta yang belum terpilih tetap merupakan figur-figur terbaik dan diharapkan terus berkontribusi dalam penguatan pengelolaan zakat di Kota Makassar.
Sementara itu, Wali Kota Makassar menekankan pentingnya transformasi digital dan penguatan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Menurutnya, layanan digital akan mempermudah masyarakat menunaikan zakat sekaligus meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik.
Ketua BAZNAS Kota Makassar periode 2026–2031, Usman Sofian, mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan basis data (big data) sebagai fondasi penyusunan strategi penghimpunan dan penyaluran zakat yang lebih tepat sasaran.
Baca Juga : Baznas RI Seleksi 10 Besar Kandidat Pimpinan Baznas Makassar, Integritas Jadi Penilaian Utama
Selain itu, BAZNAS menargetkan peningkatan penghimpunan zakat sebesar 25 hingga 30 persen melalui perluasan basis muzakki, termasuk dari kalangan pelaku usaha dan dunia bisnis.
Untuk mendukung target tersebut, BAZNAS juga akan mengembangkan layanan berbasis digital, menghadirkan layanan zakat drive-thru, serta memperluas kerja sama dengan pusat-pusat perbelanjaan agar masyarakat semakin mudah menunaikan zakat.
Adapun lima pimpinan BAZNAS Kota Makassar periode 2026–2031 yang dilantik yakni Usman Sofian (Ketua), serta Yusran Sofyan, Abdul Azis Ilyas, Ahyar Amnur, dan Prof. Yusriani sebagai anggota. (*)


Komentar