Program ini menjadi program unggulan kedua yang berhasil direalisasikan, setelah sebelumnya Pemkot Makassar meresmikan Makassar Creative Hub, wadah pengembangan talenta kreatif lokal yang kini mulai menunjukkan hasil nyata.
Dalam peluncurannya, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa akses air bersih adalah hak yang harus dijamin pemerintah. Melalui PDAM Makassar.
“Program sambungan gratis ini hadir sebagai wujud komitmen kami untuk memastikan setiap rumah tangga terutama dari kalangan tidak mampu dapat menikmati layanan air bersih tanpa beban biaya pemasangan,” tutur Appi.
Dengan berpegang pada visi misi dan nilai inti baru PDAM yang diluncurkan bersamaan, Pemkot Makassar tidak hanya membenahi pelayanan, tetapi juga membangun pondasi tata kelola perusahaan daerah yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Appi mengapresiasi langkah efisiensi dan pembenahan manajemen internal yang dilakukan PDAM, termasuk peluncuran visi, misi, dan core value baru bertajuk “SEGERA”, yang dinilainya akan menjadi pedoman kinerja baru bagi seluruh pegawai dalam membangun PDAM yang lebih sehat dan profesional.

“Progeqm SEGERA ini luar biasa. Ini menjadi gambaran komitmen PDAM untuk terus tumbuh sebagai perusahaan yang sehat dan terpercaya,” ungkapnya.
Munafri menjelaskan, program sambungan air gratis ini dimulai dengan 600 titik sambungan baru bagi warga secara langsung, tanpa biaya apapun. Ia menegaskan bahwa program ini berbeda dengan skema cicilan atau potongan biaya sambungan.
“Ini benar-benar gratis, bukan yang dicicil tujuh kali seperti yang beredar. Tidak ada keterlibatan pihak ketiga. Semuanya dilakukan langsung oleh pegawai PDAM Makassar. Ini murni untuk membantu warga yang membutuhkan air bersih,” tegasnya.
Program ini juga diapresiasi karena tidak menggunakan anggaran besar, serta diklaim sebagai proyek percontohan yang akan diperluas ke wilayah-wilayah lainnya.
Wali Kota Makassar juga menekankan pentingnya tata kelola dan transparansi dalam pengelolaan PDAM. Ia menyebut dinamika internal merupakan hal lumrah dalam organisasi, namun harus dijawab dengan profesionalisme dan fokus kerja.
“Kita tidak bisa hanya mengejar hasil, tapi harus memastikan tata kelola dilakukan dengan baik. Kalau tata kelolanya bagus, hasilnya akan mengikuti,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan pengawasan dan transparansi, Pemkot Makassar juga telah menunjuk Hasanuddin Leo sebagai anggota Komite Audit PDAM. Munafri mengatakan, Hasanuddin bukan sosok baru, dan kehadirannya diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan perusahaan.
baca juga : Walikota Makassar Kembali Tinjau TPA, Pemkot Siapkan 100 Armada Baru dan Perbaiki Jalan TPA
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengungkapkan progres pengembangan jaringan air bersih PDAM menuju wilayah timur dan utara Kota Makassar. Ia menyebut sambungan ke wilayah timur sudah berjalan, sementara wilayah Pontiku di utara segera menyusul.
“Saya akan terus mendukung, termasuk membantu penyelesaian teknis, agar semua sambungan bisa segera terealisasi,” ujarnya.
“Air bersih adalah hak dasar warga dan Pemkot Makassar melalui PDAM berkomitmen menjamin akses air untuk seluruh masyarakat, tanpa terkecuali,” tambah politisi Golkar itu.

