Langkah ini mempertegas arah kebijakan Munafri-Aliyah dalam menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran, humanis, dan pro rakyat. Lima program unggulan lainnya akan segera menyusul direalisasikan sebagai bentuk nyata pemerintahan yang tidak hanya berjanji, tetapi hadir membawa solusi.
Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar resmi meluncurkan program sambungan air bersih gratis untuk warga berpenghasilan rendah, yang ditargetkan mencapai 2.000 sambungan hingga akhir 2025.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan harapannya agar program sambungan air bersih gratis yang diluncurkan Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Air Minum (PDAM) dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
“Kami berharap program pemasangan sambungan baru gratis ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ujar Aliyah.

Aliyah juga menegaskan bahwa peluncuran core value baru PDAM dan sistem pengaduan whistle blowing system (WBS) menjadi bukti keseriusan perusahaan daerah tersebut dalam membangun pelayanan publik yang berintegritas dan transparan.
“Dengan visi dan core value baru, serta sistem pengaduan yang transparan, PDAM semakin menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan daerah yang berpihak pada kepentingan rakyat,” lanjutnya.
Sedangkan, Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kota Makassar bersama PDAM dalam menjamin akses air bersih yang lebih mudah, merata, dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Ini bukan hanya proyek biasa, tapi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Program sambungan gratis ini adalah yang pertama berhasil diwujudkan sepanjang sejarah PDAM Makassar,” ungkap Hamzah.
Hamzah menyebut, sejak bertugas di PDAM sejak tahun 2011 hingga 2020, wacana tentang sambungan air bersih gratis sudah sering muncul, namun baru di era kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham, program ini benar-benar terealisasi.
“Alhamdulillah, hari ini sejarah mencatat. Di bawah kepemimpinan Pak Wali, sambungan gratis ini bukan lagi janji, tapi sudah mulai dikerjakan,” tambahnya.
Tahap awal program akan mencakup 600 titik sambungan, dan jumlah tersebut kemudian akan ditingkatkan menjadi 2.000 sambungan nanti kedepan.
Seluruh pekerjaan pemasangan dilakukan langsung oleh pegawai PDAM, tanpa melibatkan pihak ketiga. Ini sebagai bentuk apresiasi dan komitmen internal PDAM terhadap program sosial tersebut.
“Tidak ada biaya perusahaan yang dikeluarkan untuk ini. Tenaga, waktu, dan keahlian semua dikerahkan oleh jajaran pegawai, dari direksi hingga staf paling bawah,” jelas Hamzah.
baca juga : Wali Kota dan Wawali Makassar Kumpulkan Stakeholder Bahas Solusi Terintegrasi Atasi Sampah
Bersamaan dengan peluncuran program, PDAM Makassar juga memperkenalkan visi-misi serta core value (nilai dasar) baru perusahaan yang digagas oleh Direktur Keuangan PDAM.
Nilai dasar tersebut dirangkum dalam satu kata: SEGERA, yang merupakan akronim dari: Sipakalebbi, Efisien, Good Governance, Empati, Responsif dan Amanah.
“Kata SEGERA bermakna kita tidak boleh menunda pelayanan dan perbaikan. Setiap aspek ini akan menjadi pedoman kerja seluruh jajaran PDAM,” jelas Hamzah. (*)

