Video Adu Mulut Pengendara dan Petugas Lalu Lintas di Jembatan Al Azhar Viral, Begini Kronologinya

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Rekaman video yang memperlihatkan adu argumen antara seorang pengendara sepeda motor dan petugas pengatur lalu lintas di kawasan Jembatan Al Azhar, Kota Makassar, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore (3/7/2026) dan menjadi perhatian warganet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat petugas tengah melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar Jembatan Al Azhar.

Pada waktu itu, arus lalu lintas dari arah kanal terpantau padat sehingga petugas memberlakukan penahanan sementara kendaraan dari jalur lain untuk memberi prioritas kepada kendaraan yang sedang mengantre keluar.

Di tengah proses pengaturan lalu lintas tersebut, seorang pengendara sepeda motor diduga tetap berupaya melintas dari jalur yang masih ditahan.

Kondisi itu kemudian memicu adu argumen antara pengendara dan petugas yang sedang bertugas.

Baca Juga : Viral, Ketua BEM UBK Terima Uang Rp 20 Juta Terkait Aksi Demo, Rektorat dan Istana Buka Suara

Dalam video yang beredar, keduanya terlihat terlibat perdebatan di tengah jalan hingga menarik perhatian pengguna jalan lainnya.

Meski demikian, petugas tetap berupaya mengendalikan arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin parah.

Video itu juga memperdengarkan pengendara pria tersebut mengaku sebagai mantan anggota Brimob.

Namun, hingga berita ini ditulis, klaim tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai identitas maupun status yang bersangkutan.

Sementara itu, belum diketahui apakah insiden tersebut akan berlanjut ke proses hukum atau diselesaikan melalui mekanisme lain.

Pihak terkait juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kronologi lengkap maupun hasil penanganan kejadian tersebut.

Baca Juga : Update Klarifikasi Video Viral, Mertua Anggota DPRD Enrekang Ungkap Anak Hilang dan Diduga Ada Tekanan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi arahan petugas lalu lintas demi menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga emosi saat berkendara, serta menyampaikan keberatan atau perbedaan pendapat dengan cara yang santun sesuai aturan yang berlaku.

Dengan demikian, potensi terjadinya perselisihan di jalan raya dapat diminimalkan demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. (*)

Komentar