oleh

Wakil Ketum DMI Hadiri Konferensi Ulama dan Cendekiawan Dunia di Malaysia

KUALA LUMPUR, KORANMAKASSAR.COM — Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (Purn) DR. (HC). H. Syafruddin Kambo, M.Si menghadiri Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia di Kuala Lumpur, 30/6. Haji Syafruddin menjadi salah satu pembicara dalam konferensi ulama tersebut.

Konferensi Ulama serta Cendekiawan Asia Tenggara dan Dunia diadakan oleh Kementerian Agama Malaysia bekersama dengan Liga Muslim Dunia.

Hadir dalam konferensi; Perdana Menteri dan Menteri Agama Malaysia; Dato’ Sri Ismail Sabri bin Yaakob dan Datuk Haji Idris bin Haji Ahmad, Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Isa serta para ulama, mufti dan cendekiawan dari dunia, antara lain; Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, Filipina, Thailand, Kamboja, Maldive, Banglades, India, Pakistan, Srilangka, Nepal, China, Jepang, Australia.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Malaysia menyampaikan bahwa agama Islam mengajarkan nilai-nilai persaudaraan dan persatuan, hal demikian harus terus dijaga.

“Harmonisasi dan toleransi antara umat manusia sangat dititik beratkan dalam Islam”, tegasnya.

Datuk Haji Idris menegaskan bahwa Islam menyeru kepada umatnya untuk saling mengasih sayangi kepada seluruh umat manusia.

“Perbedaan pendapat dan pandangan dalam kalangan umat Islam, tidak boleh mengakibatkan perpecahan sesama umat Islam”, tegasnya.

baca juga : Memasuki Usia 50 Tahun, DMI Gagas Program Masjid Membangun Masjid

Datuk Haji Idris menambahkan bahwa kehadiran Islam harus mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, damai, makmur dan penuh dengan persatuan. Sekjen Liga Muslim Dunia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia atas prakarsanya dalam pelaksanaan Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia.

Syaikh Al-Isa menjelaskan bahwa kehidupan di dunia yang penuh dengan kemajemukan harus didasari saling menghormati dan toleransi.