Wakil Wali Kota Ajak Gerakan Bersama Lawan Penyalahgunaan Obat di Makassar

Ia mengungkapkan bahwa penyalahgunaan obat-obatan tertentu menjadi ancaman serius karena berdampak pada kesehatan, mental, hingga memicu tindak kriminal.

“Obat-obatan yang seharusnya digunakan untuk pengobatan medis justru disalahgunakan untuk nonmedis. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan masa depan generasi muda,” jelasnya.

BBPOM Makassar bersama aparat penegak hukum juga terus melakukan pengawasan intensif. Sejak 2023 hingga April 2026, tercatat 23 kasus peredaran obat ilegal berhasil diungkap dengan barang bukti hampir 200 ribu tablet.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Bahas Akses Hunian Terjangkau Bersama Brighton Property

“Kasus terakhir adalah temuan 96 ribu tablet triheksifenidil ilegal yang seharusnya untuk pengobatan tertentu, namun disalahgunakan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar bersama BBPOM berharap semakin meningkatnya kesadaran masyarakat serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya melindungi generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu. (*)

Komentar