PINRANG, KORANMAKASSAR.COM – Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi dasar negara yang dihafalkan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai di tengah keberagaman.
Hal tersebut menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pinrang, Selasa (2/6/2026).
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga : 341 Guru Hadiri Tabligh Akbar Zulhijjah di Pinrang, Bahas Keteladanan Nabi Ibrahim dalam Keluarga
Nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial masyarakat Indonesia.
Selain itu, Pancasila juga dianggap relevan dalam menghadapi tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika sosial, hingga tantangan global yang menuntut sikap bijaksana, toleran, dan semangat gotong royong.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa penguatan ideologi Pancasila harus diwujudkan melalui pembangunan yang berkeadilan, pelayanan publik yang inklusif, serta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Hal ini penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata tanpa diskriminasi.
Lebih lanjut, Indonesia diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi, termasuk melalui upaya kemanusiaan dan kontribusi dalam menjaga stabilitas global.
Baca Juga : Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pinrang Dijamin Aman hingga 2026
Kepada generasi muda, Kepala BPIP mengingatkan agar Pancasila tidak hanya dipahami sebagai bagian dari sejarah, tetapi menjadi pedoman hidup yang tercermin dalam sikap sehari-hari, seperti menghormati sesama, menjunjung tinggi toleransi, serta memperkuat persatuan.
Selain itu, para kepala daerah juga diharapkan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam setiap kebijakan, terutama dalam melindungi kelompok rentan serta mencegah berkembangnya paham intoleransi yang dapat mengancam keutuhan bangsa.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pinrang semakin memperkuat semangat gotong royong, menjaga kerukunan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta bersama-sama membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera secara berkelanjutan. (*)


Komentar