SMPN 3 dan SMPN 6 Makassar Jadi Magnet SPMB 2026, Verifikasi Diperkuat

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — SMP Negeri 6 Makassar dan SMP Negeri 3 Makassar kembali menjadi sekolah favorit dengan lonjakan pendaftar pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Tingginya animo calon peserta didik membuat Dinas Pendidikan Kota Makassar memperkuat tim verifikasi sekaligus melakukan pemantauan langsung untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, adil, dan tepat waktu.

Hal tersebut juga terlihat saat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan peninjauan langsung proses verifikasi di kedua sekolah tersebut, Rabu (17/6/2026).

SMPN 6 Makassar: Pendaftar Capai Ratusan, Verifikasi Dipercepat

Kepala SMPN 6 Makassar, Andi Mindarwati, menyebut jumlah pendaftar tahun ini meningkat signifikan, terutama pada jalur prestasi yang memberikan kesempatan luas bagi seluruh calon siswa.

Baca Juga : SPMB Makassar 2026 Dipantau Langsung, Disdik Pastikan Verifikasi Transparan dan Tepat Waktu

Total pendaftar jalur non-domisili di SMPN 6 mencapai 578 orang, dengan 474 berkas telah diverifikasi dan masuk sistem perangkingan.

Untuk mempercepat layanan, sekolah menambah jumlah verifikator dari 7 menjadi 10 orang, langkah yang dinilai efektif mengurai penumpukan berkas.

“Alhamdulillah kendala sudah bisa diatasi. Saat ini sebagian besar berkas sudah tervalidasi dan bisa dipantau langsung oleh orang tua,” ujarnya.

SMPN 6 juga menyiapkan kuota 352 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar, termasuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi, dengan porsi jalur prestasi akademik mencapai 35 persen.

Selain itu, sekolah memperketat verifikasi jalur prestasi non-akademik dengan memastikan keabsahan sertifikat dan dokumen pendukung guna menjaga akurasi data.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Bersih dari Titipan dan Calo

SMPN 3 Makassar: Verifikasi Stabil, Layanan Tetap Optimal

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Makassar, Drs. Kaswadi, memastikan proses verifikasi berjalan lancar dengan dukungan jaringan yang stabil dan sistem kerja tim yang terorganisir.

Sekolah menyiapkan lima verifikator utama dan tiga cadangan untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar, terutama saat pembukaan jalur domisili.

“Hingga kini seluruh data pendaftar dapat diakses dan diverifikasi dengan baik. Kendala hanya pada kelengkapan berkas,” jelasnya.

Ia menambahkan, jalur mutasi memiliki jumlah pendaftar lebih sedikit karena persyaratan ketat, khususnya kewajiban surat tugas orang tua yang tidak bisa direkayasa.

Komentar