Kesra Setda Makassar Tingkatkan Kompetensi 450 Muballigh dan Imam Kelurahan Lewat Pelatihan Intensif

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar sukses menyelenggarakan Bimbingan dan Pelatihan Muballigh selama tujuh hari, 26 Juni hingga 2 Juli 2026, di Makassar Golden Hotel.

Kegiatan ini diikuti 450 peserta yang terdiri atas imam kelurahan, muballigh, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan dari seluruh Kota Makassar.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar, Muhammad Syarief, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kapasitas para muballigh dan imam kelurahan agar mampu menjadi teladan, pemersatu umat, serta menyampaikan dakwah yang moderat dan menyejukkan di tengah masyarakat.

Baca Juga : Sekda Makassar Minta Camat Tingkatkan Kompetensi dan Literasi Pertanahan Usai Dilantik sebagai PPATS

“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir muballigh dan imam kelurahan yang semakin berkualitas, memiliki pemahaman keislaman yang kuat, serta mampu memberikan pembinaan yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, antara lain tahsin Al-Qur’an, tafsir, hadis, penguatan akidah, fikih, akhlak, hingga fiqih khilafiah.

Seluruh materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten melalui metode pembelajaran interaktif yang mendorong diskusi dan berbagi pengalaman.

Muhammad Syarief menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus memperkuat program pembinaan keagamaan secara berkelanjutan sebagai upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berkarakter.

Baca Juga : Sekda Makassar Minta Lurah Kreatif Manfaatkan Dana Kelurahan Kelola Persampahan 

Pelatihan ini mendapat apresiasi dari para peserta. Herlin, Imam Kelurahan Melayu Baru, mengaku memperoleh banyak ilmu baru sekaligus memperluas silaturahmi dengan sesama muballigh.

Senada dengan itu, Jumardi dari Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena menghadirkan materi yang relevan dan menjadi ruang berbagi pengalaman dalam berdakwah.

Para peserta berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dakwah dan pembinaan keagamaan di Kota Makassar. (*)

Komentar