Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Pedagang Bongkar Mandiri Lapak Pasar Tumpah Manggala Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Manggala berhasil menata kawasan pasar tumpah di Jalan AMD, Kelurahan Manggala, tanpa menimbulkan konflik.

Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog, para pedagang secara sukarela membongkar lapaknya setelah sebelumnya melalui tahapan sosialisasi dan tiga kali surat teguran.

Camat Manggala, Ahmad, mengatakan sekitar 30 lapak yang selama lebih dari 20 tahun berdiri di badan jalan dan menutup saluran drainase berhasil direlokasi.

Baca Juga ; Pendekatan Humanis Berhasil, 19 Pedagang Kelapa Bongkar Lapak Secara Mandiri

Para pedagang juga diarahkan untuk berjualan di area pasar yang telah disiapkan sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum.

Menurut Ahmad, penataan ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kemacetan, penyempitan jalan, serta banjir akibat drainase yang tertutup bangunan semi permanen.

Kini, badan Jalan AMD kembali terbuka, arus lalu lintas menjadi lebih lancar, dan saluran drainase dapat berfungsi normal.

Ia menegaskan, keberhasilan penataan merupakan hasil kolaborasi pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, Perumda Pasar Makassar Raya, serta dukungan Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga : Mariso Tertibkan 40 Lapak di Atas Drainase, Penataan Fasum Berjalan Humanis dan Kondusif

“Tujuan kami bukan melarang masyarakat mencari nafkah, tetapi menata agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban, keselamatan pengguna jalan, dan fungsi drainase,” ujar Ahmad.

Pemerintah Kecamatan Manggala memastikan akan terus melakukan pengawasan agar kawasan tetap tertib dan lapak tidak kembali berdiri di atas badan jalan maupun saluran drainase.

Ke depan, penataan serupa juga akan dilanjutkan di sejumlah titik lain, termasuk kawasan Pasar Borong yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Makassar. (*)

Komentar