GAM Desak Polda Sulsel Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Subsidi Umrah dan iPhone

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).

Mereka mendesak penyidik segera menuntaskan penanganan kasus dugaan penipuan program subsidi umrah dan iPhone yang telah memasuki tahap penyidikan.

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Tegakkan Supremasi Hukum atas Kasus Dugaan Penipuan Subsidi Umrah dan iPhone di Polda Sulsel”.

Mereka juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Polda Sulsel segera menetapkan tersangka serta mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga : GAM Desak Pengadilan Tinggi Sulsel Objektif Tangani Perkara Banding

Diketahui, puluhan korban telah melaporkan dugaan tindak pidana itu ke Polda Sulawesi Selatan melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/866/2025/VIII/SPKT/Polda Sulsel pada 28 Agustus 2025.

Perkara tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 10 September 2025 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/82/IX/RES.2.5/2025/Ditreskrimsus.

Panglima Besar GAM, Fajar Wasis, menilai penanganan perkara berjalan lamban sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum bagi para korban.

“Kami mendesak Polda Sulsel segera mengusut tuntas perkara ini dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, GAM juga meminta penyidik mendalami dugaan TPPU dengan menelusuri aliran dana yang berasal dari para peserta program subsidi umrah.

“Jumlah peserta yang cukup banyak menunjukkan adanya perputaran dana dalam jumlah besar. Karena itu, perlu dilakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap aliran dana tersebut,” kata Fajar.

Menanggapi tuntutan massa, Kepala Unit II Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Abd. Kadir Tuhulele, S.H., M.H., menemui peserta aksi dan berdialog secara langsung.

Baca Juga : Mahasiswa GAM Soroti Nilai Tukar Rupiah hingga Penolakan Kenaikan Harga Pertamax

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa serta menegaskan komitmen penyidik untuk menindaklanjuti penanganan perkara.

“Kami mengapresiasi aspirasi yang disampaikan. Selaku pimpinan penyidikan dalam perkara dugaan penipuan subsidi umrah dan kasus iPhone ini, saya menjamin perkara tersebut akan segera kami tindaklanjuti melalui gelar perkara secepatnya,” ujarnya.

Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. Massa berharap proses hukum segera memberikan kepastian, termasuk penetapan pihak yang bertanggung jawab apabila alat bukti dinilai telah memenuhi ketentuan hukum. (*)