Dubes Singapura Tawarkan Pelatihan Gratis, Wali Kota Makassar Dorong ASN hingga Warga Ikut

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima audiensi Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi di berbagai bidang, termasuk pengembangan kota, teknologi, lingkungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Salah satu peluang yang ditawarkan Dubes Singapura adalah Singapore Cooperation Programme (SCP), program kerja sama teknis Pemerintah Singapura yang menyediakan berbagai pelatihan bagi aparatur pemerintahan negara mitra.

Kwok Fook Seng menjelaskan, peserta dari Indonesia setiap tahun mendapat kesempatan mengikuti berbagai program pelatihan di Singapura. Pelatihan tersebut tidak membebankan biaya kepada peserta selama berada di Singapura.

Baca Juga : TPA Tamangapa 93 Persen Berbenah, Wali Kota Makassar Kejar Transisi PSEL ke Perpres 109

Munafri menyambut baik peluang tersebut dan meminta agar kesempatan pengembangan kapasitas tidak hanya diberikan kepada ASN, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat.

Ia menilai peningkatan kapasitas penting untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di Makassar, termasuk meningkatkan kemampuan nelayan, petani, guru hingga kelompok masyarakat lainnya dalam memanfaatkan teknologi.

“Kami ingin menyelesaikan masalah sosial di Makassar. Para nelayan dan petani juga membutuhkan pengetahuan, termasuk dalam memanfaatkan teknologi,” ujar Munafri.

Baca Juga : Menko Pangan Tinjau Kampung Nelayan Untia, Wali Kota Makassar Pastikan Pemkot Siap Mendukung

Usai pertemuan, Munafri meminta BKPSDM Makassar memaksimalkan peluang kerja sama tersebut serta memastikan informasi mengenai program pelatihan dapat tersebar luas.

Ia juga mendorong guru, camat dan lurah memanfaatkan kesempatan pelatihan internasional untuk menambah wawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“BKPSDM tolong dibuat agar informasi mengenai program-program pelatihan seperti ini bergulir hingga ke masyarakat,” tegasnya. (*)