MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — BAZNAS Kota Makassar memperkuat program kemanusiaan dengan menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya di wilayah utara kota, seperti Kecamatan Tallo.
Ketua BAZNAS Makassar, Usman Sofian, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sementara.
Saat ini, BAZNAS menyiapkan fasilitas tandon air di lima titik. Tiga lokasi telah ditetapkan, sementara dua titik lainnya masih menunggu penentuan dari pihak kelurahan, terutama di kawasan Buloa.
Melalui program ini, BAZNAS menyediakan tandon dan bekerja sama dengan PDAM untuk memastikan suplai air bersih bagi masyarakat.
Baca Juga : 33 Ribu Warga Jadi Sasaran Distribusi Air Bersih, BPBD Makassar Siapkan Sumur Bor
Usman menjelaskan, upaya tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar bantuan BAZNAS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.
“Setiap program yang baik untuk membantu masyarakat akan kami dukung. Kami ingin bantuan ini memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Usman, Senin (14/9/2026).
Selain tandon, BAZNAS juga mendorong pembangunan sumur bor di lokasi yang memungkinkan. Salah satu contohnya berada di RW 4 Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, yang telah dimanfaatkan masyarakat sejak Februari 2026.
Sumur bor dengan kedalaman lebih dari 100 meter tersebut menjadi solusi bagi warga yang sebelumnya kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau.
Baca Juga : BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih, Jangkau 157 Titik
Menurut Usman, pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah membutuhkan pengeboran hingga sekitar 200 meter dengan estimasi anggaran mencapai Rp150 juta per titik.
Ia berharap program penyediaan tandon dan sumur bor dapat diperluas melalui kolaborasi Pemkot Makassar, PDAM, BAZNAS Pusat dan berbagai pihak lainnya.
Melalui penguatan program BAZNAS MULIA, pihaknya berkomitmen memastikan dana zakat dan bantuan kemanusiaan memberikan manfaat nyata serta membantu mengatasi persoalan kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan. (*)

