MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Suksesnya Kota Makassar menjadi tuan rumah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.
Selama penyelenggaraan kegiatan pada 8–12 Juli 2026, sekitar 180 ribu pengunjung memadati lokasi pameran dan berbagai agenda pendukung.
Tingginya antusiasme masyarakat mendorong transaksi UMKM hingga diperkirakan mencapai Rp5 miliar, sementara total perputaran ekonomi diproyeksikan menembus lebih dari Rp100 miliar.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan melalui promosi produk UMKM, pameran kerajinan, hingga festival kuliner.
Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Sukses, Mendagri Apresiasi Makassar
Booth Dekranasda Makassar menampilkan berbagai produk unggulan seperti tenun Lagosi, baju bodo, kerajinan tangan, aksesori, hingga minyak gosok tradisional yang menjadi salah satu produk paling diminati pengunjung.
Selain itu, sebanyak 115 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam Festival Kuliner “Satu Kota 1000 Rasa”.
Melinda menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan event nasional ini harus menjadi titik awal memperkuat pembinaan UMKM.
Salah satu program yang segera dijalankan adalah mencetak generasi penenun baru melalui kerja sama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) guna melahirkan kain tenun berciri khas Makassar.
Program tersebut menargetkan sekitar 20 calon penenun yang akan mengikuti pelatihan selama satu tahun mulai Agustus–September 2026, sebagai langkah memperkuat industri wastra dan ekonomi kreatif Kota Makassar.
Sementara itu, Ketua Panitia Harian HUT Dekranas ke-46, Sukarniaty Kondolele, menyebut penyelenggaraan kegiatan berhasil menggerakkan berbagai sektor ekonomi.
Sebanyak 203 stan dari seluruh Indonesia memamerkan produk kerajinan, wastra, fesyen, kriya, dan produk unggulan daerah.
Hingga 11 Juli 2026, nilai transaksi pameran telah mencapai Rp4,15 miliar, dengan kontribusi peserta Sulawesi Selatan sebesar lebih dari Rp1 miliar atau sekitar 24,3 persen dari total transaksi.
Baca Juga : Malam HKG PKK dan Dekranas Promosikan Budaya Sulsel
Panitia memperkirakan angka tersebut meningkat hingga sekitar Rp5 miliar saat penutupan.
Tak hanya UMKM, dampak ekonomi juga dirasakan sektor perhotelan, transportasi, restoran, pusat oleh-oleh, hingga destinasi wisata.
Lebih dari 3.000 peserta resmi beserta tamu dan wisatawan membuat tingkat hunian hotel di Makassar melonjak hingga 85–90 persen, bahkan sejumlah hotel dilaporkan penuh.
Ketua PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, menyebut lonjakan okupansi tersebut hampir dua kali lipat dibanding kondisi normal yang berkisar 40–45 persen.
Keberhasilan penyelenggaraan HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 membuktikan bahwa event nasional tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga mampu menggerakkan perdagangan, pariwisata, jasa, serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif dan industri wastra di Indonesia. (*)


Komentar