BEIJING, CHINA, KORANMAKASSAR.com — Praktisi kesehatan sekaligus pegiat literasi asal Makassar, dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., yang dikenal dengan julukan Dokter Koboi, kembali menorehkan prestasi melalui peluncuran buku ketujuh berjudul “Obat Terbaik Ada dalam Tubuh: The Future of Medicine Is Already Within Us” di Tembok Besar China (The Great Wall of China).
Dokter Koboi merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan dosen tetap Universitas Islam Makassar (UIM). Peluncuran buku di salah satu situs bersejarah paling ikonik di dunia ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Wachyudi sebagai dokter, penulis, sekaligus penggerak literasi.
Pencapaian tersebut diperkenalkan sebagai rekor dengan kategori insan Indonesia pertama yang meluncurkan buku “Obat Terbaik Ada dalam Tubuh” di Tembok Besar China. Prestasi ini tercatat di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID), lembaga yang didirikan dan dipimpin Paulus Pangka, S.H.
Bagi Wachyudi, pencapaian tersebut bukan sekadar mengejar rekor atau pengakuan, melainkan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan kemampuan untuk terus berkarya serta berbagi manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga : Festival Literasi Pinrang Dibuka, Minat Baca Tumbuh Ekonomi Lokal Bergerak
Dari Gerakan Literasi Makassar ke Panggung Dunia
Perjalanan Dokter Koboi dalam dunia literasi telah dimulai sejak lama. Pada 2005, ia turut menggagas Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM), yang kemudian berkembang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar pada masa kepemimpinan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya membaca di tengah masyarakat. Semangat yang tumbuh dari Makassar itu terus dilanjutkan Wachyudi melalui berbagai karya tulis dan kegiatan literasi.
Peluncuran buku ketujuh di Tembok Besar China sekaligus menjadi simbol konsistensinya dalam mendorong budaya membaca, menulis, dan berbagi pengetahuan agar karya anak bangsa mampu menjangkau masyarakat internasional.
Baca Juga : Diskominfo Makassar Bekali Anak Pulau dengan Literasi Digital Aman
Mengangkat Potensi Alami Tubuh Manusia
Melalui buku “Obat Terbaik Ada dalam Tubuh”, Wachyudi mengajak pembaca memahami kemampuan alami tubuh dalam mempertahankan kesehatan, beradaptasi, dan mendukung proses pemulihan.
Ia mengangkat pentingnya keseimbangan fisik dan mental, pengelolaan stres, pola pikir positif, serta rasa syukur dalam menjalani kehidupan.
Buku ini juga membahas endorfin dan serotonin, dua zat kimia dalam tubuh yang berperan dalam pengaturan rasa nyeri, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis.
Selain itu, pembahasannya mencakup hubungan pikiran dan tubuh, sistem kekebalan, hormon, kedokteran regeneratif, hingga perkembangan teknologi kesehatan masa depan.
Meski menekankan potensi alami tubuh, pemahaman tersebut tetap perlu ditempatkan dalam kerangka ilmu kedokteran. Kemampuan tubuh mendukung proses pemulihan bukanlah pengganti obat, diagnosis, maupun pelayanan medis profesional, melainkan bagian dari pemahaman kesehatan secara menyeluruh.


Komentar