oleh

Hentikan Aktifitas, GPMI dan AMPERA Kembali Demo Mercure Hotel Makassar

KORANMAKASSAR.COM — Puluhan Mahasiswa yang tergabung dari Gabungan Koalisi dari Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) dan  Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) kembali bernjuk rasa di depan Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani Jl. A.P. Pettarani Kec.  Rappocini Kota Makassar, rabu (4/9/19).

Aksi yang dipimpin oleh Kambrin (Ketua GPMI) dan Abduh (Ketua AMPERA) dalam rangka terkait “Keberadaan Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani yang diduga tidak memiliki Dokumen izin amdal Lalin dan Telah melanggar aturan di Permenhub no 75/2015 serta UU LAJ No. 22/2009 pasal 99 dan 100.”

Para pengunras meminta kepada pihak GM Mercure hotel untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitasnya karena di duga tidak memiliki amdal lalin dan meminta kepada pihak Pemprov Sulsel serta Pemkot Makassar untuk mencabut izin usaha Mercure Hotel karena telah melanggar undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan jalan pasal 99 dan 100 (AMDAL LALIN).

Selain itu mahasiswa juga meminta kepada pihak ditlantaspolda Sulsel dalam hal ini kasubditkamsulsel untuk segera melakukan penyegelan atau menindak tegas pihak Mercure hotel yang secara terang benderang melanggar peraturan

Usai berorasi pengunras memaksakan masuk dengan kendaraannya, namun aparat kepolisian yang berjaga menahan di depan pintu masuk Mercure Hotel. Pengunras juga menutup separuh bahu jalan yang ada di depan Mercure Hotel.

Agar kondusif akhirnya Misda selaku pihak konsultan Mercure Hotel menerima pengunras, Misda mengatakan terkait izin andal lalin, setiap tempat usaha wajib menyelesaikan hal tersebut, pihaknya juga telah melakukan pengajuan izin dokumen ke Menteri Perhubungan RI.

baca juga : Mahasiswa Desak Pj Walikota Makassar Tertibkan Pengusaha Nakal

“Mercure Hotel ini wajib mengantongi izin andal lalin sebagai salah satu pengurusan suatu tempat usaha, dan kami mempersilahkan menghubungi pihak UPTD untuk memperjelas izin tersebut karena kami telah melakukan pengurusannya ke pusat”, ungkap Misda.

Diketahui, Mercure Hotel Makassar Nexa Pettrani adalah hotel yang berlevel bintang empat, yang merupakan anak perusahaan yang tergabung dalam group salah satu BUMN.

Usai mendapat keterangan dari pihak Mercure, para pengunras akhirnya membubarkan diri. (WISNU)

Loading...