Selain itu, Namsum juga mengapresiasi Kerukunan Keluarga Turatea. KKP yang ada saat ini sebagai simpul persodaraan dan menjaga kekompakan tanpa membedakan satu dengan yang lainya.
“Nuansa ramadhan ini kondisi kesatuan kebersamaan yang diikat dalam simpul satu kerukunan dan menumbuhkan semangat persodaraan dengan tanpa adanya perbedaanbahwa kerukunan ini mencerminkan simpul kebersamaan dan tak ada pemberdaan warga satu dengan lain dan dalam upaya mengokohkan kebersamaan,” terangnya.
Namsum juta tak lupa menyampaikan permintamaafan Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto yang tak bisa hadir buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Paraikatte (KKP).
“Menyampaikan permohonan bapak Wali Kota Makassar yng tak bisa hadir dan mengutus saya hadir. Beliau menyampaikan salam untuk seluruh warga dan pengurus KKP,” ujarnya
baca juga : Walikota Danny Padukan Forum Multi Sektoral Tangani Tuberkulosis Dengan Makassar Recover
Sementara itu, Pengurus Kerukunan Keluarga Paraikatte, Sulaiman mengatakan syukur alhmdullilah bisa berkumpul mengelar buka puasa bersama. Iapun menyebut KKP tak hanya saru daerah tapi seluruh daerah yang ada di Sulsel tanpa membedakan satu dengan lainnya.
“Bukan hanya satu daerah Makassar, Bugis tapi secara keseluruhan di Sulsel, jadi tidak terbatas satu suku atau Kabupaten, tapi ini satu kesatuan dari beberapa Kabupaten di Sulsel bersatu sehingga namanya Paraikatte dan tidak ada perbedaaan satu daerah dengan daerah lain tapi ini kekompakan,” katanya.
“Saya atas nama keluarga kerukunan keluarga Paraikatte terimakasih bapak ibu yang sempat hadir buka puasa yang di diselenggarakan KKP,” tambahnya. (*)

