MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Konsep pernikahan modern yang berpadu dengan kekayaan adat dan budaya Sulawesi Selatan hadir dalam Wedding Expo “Mappabotting Ri Gammara” yang digelar Gammara Hotel Makassar.
Wedding Expo perdana tersebut berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi calon pengantin untuk mendapatkan inspirasi sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan pernikahan dalam satu rangkaian acara.
General Manager Gammara Hotel Makassar, Rizky Amanah Ras, mengatakan konsep “Mappabotting Ri Gammara” dihadirkan sebagai jawaban bagi pasangan yang ingin menggelar pesta pernikahan modern dan mewah, namun tetap mempertahankan identitas budaya lokal.
“Modernitas dan tradisi bukan lagi sebuah pilihan yang harus kita pilih salah satunya. Keduanya bisa melebur menjadi satu kesempurnaan,” ujar Rizky yang akrab disapa Kiki.
Menurutnya, nama “Mappabotting Ri Gammara” memiliki makna yang erat dengan budaya Sulawesi Selatan. Mappabotting merujuk pada tradisi pernikahan, sementara Gammara menggambarkan keindahan dan kemegahan.
Baca Juga : MaxOne Makassar Gelar “With Love Fest” 2026, Wedding Expo Hybrid dengan Cashback hingga Rp15 Juta
Konsep tersebut diterjemahkan melalui perpaduan filosofi, adat dan budaya Bugis, Makassar hingga Toraja dengan sentuhan modern berstandar internasional.
“Tema yang kami usung memberikan jawaban kepada calon pengantin untuk mendapatkan pesta pernikahan yang mudah, modern dan megah, tanpa harus kehilangan identitas, tradisi, budaya dan akar kita,” jelasnya.
Sebagai Wedding Expo perdana, Gammara Hotel Makassar menghadirkan sejumlah vendor pernikahan yang telah melalui proses kurasi. Berbagai kebutuhan pernikahan ditawarkan, mulai dari busana adat, dekorasi, tata cara adat hingga layanan pernikahan berkonsep internasional.
Unsur budaya Sulawesi Selatan juga menjadi bagian penting dalam perhelatan tersebut. Pengunjung dapat melihat berbagai busana adat, termasuk baju bodo, dekorasi khas Bugis, Makassar dan Toraja, serta elemen tradisi lainnya yang dapat dikombinasikan dengan konsep pernikahan modern.
Rizky berharap Wedding Expo “Mappabotting Ri Gammara” dapat memberikan warna baru bagi industri pernikahan sekaligus memperkuat posisi Gammara Hotel Makassar sebagai salah satu pilihan masyarakat untuk menggelar pesta pernikahan yang modern namun tetap berakar pada budaya lokal.
“Ini merupakan Wedding Expo pertama yang dilaksanakan Gammara Hotel. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan warna baru, khususnya bagi Gammara Hotel Makassar,” katanya.
Sementara itu, Loyalty Program Manager Gammara Hotel Makassar sekaligus Ketua Panitia Wedding Expo 2026, Anggun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin.
Baca Juga : Diikuti 65 Vendor, Ketua PKK Makassar Resmi Buka Wedding Fair di Four Points Hotel
Menurutnya, konsep yang ditawarkan tidak sekadar menonjolkan kemewahan pesta pernikahan, tetapi juga mengangkat nilai budaya tradisional yang dikemas dalam sentuhan modern.
“Tidak hanya kemewahan yang kami berikan kepada pengantin, tetapi juga sebuah konsep budaya tradisional yang dibentuk dalam modernisme,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk memberikan gambaran langsung kepada calon pengantin mengenai perpaduan tradisi dan modernitas dalam sebuah pesta pernikahan.
Melalui Wedding Expo “Mappabotting Ri Gammara”, calon pengantin diharapkan dapat menemukan konsep pernikahan yang elegan dan personal, sekaligus tetap mempertahankan identitas budaya Sulawesi Selatan. (Dhany/Firman)


Komentar