Lantik 153 Imam Kelurahan, Wali Kota Makassar Perkuat Insentif dan BPJS Ketenagakerjaan

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik 153 Imam Kelurahan dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M. Jusuf, Kamis (25/6/2026).

Para imam tersebut akan diperkuat dengan insentif daerah serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka.

Munafri menegaskan, peran imam tidak hanya sebatas pemimpin ibadah, tetapi juga menjadi figur sosial dan teladan di tengah masyarakat.

Ia menyebut imam kelurahan memiliki tanggung jawab moral untuk membimbing umat sekaligus merespons dinamika sosial di era modern.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Perwalian Resmi bagi Anak Panti Asuhan

“Imam bukan hanya soal kemampuan ibadah, tetapi juga kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang musyawarah dan penyelesaian persoalan warga.

Sementara itu, Pemkot Makassar memastikan para imam kelurahan akan menerima insentif serta didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup jaminan kecelakaan kerja, kematian, hingga hari tua.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar, Mohammad Syarief, menjelaskan total 153 imam yang dilantik terdiri dari imam lama yang dikukuhkan kembali dan imam baru untuk masa bakti 2026–2031.

Ia menegaskan akan ada sistem evaluasi berkala untuk memastikan kinerja berjalan sesuai harapan.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Promosikan Stadion Untia ke 28 Negara, Bidik Investasi Sport Tourism

Selain itu, para imam juga akan disinergikan dengan berbagai program keagamaan dan sosial, termasuk pendataan masjid, TPA, hingga program penanganan persoalan sosial seperti stunting dan kemiskinan.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut mengapresiasi pelantikan tersebut dan berharap para imam dapat menjadi teladan serta pemersatu umat di wilayah masing-masing.

Melalui pelantikan ini, Pemkot Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran tokoh agama sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. (*)

Komentar