Menyambungkan Jawa Barat ke Tanah Suci: Lion Air Kembali Buka Penerbangan Umrah dari Kertajati

Kabin yang lebih luas dan nyaman, sehingga penumpang akan merasa lebih lega dan nyaman selama penerbangan. Boeing 737-9 Lion Air dilengkapi dengan desain kursi ergonomis (jarak antarkursi lega, sandaran kepala tersedia). Hal ini akan membuat waktu penerbangan terasa lebih menyenangkan.

Pesawat ini didukung sistem sirkulasi udara yang lebih baik, sehingga udara di dalam kabin akan terasa lebih segar dan bersih. Keamanan yang lebih terjamin, karena dilengkapi teknologi keamanan terbaru, sehingga penumpang merasa lebih aman selama penerbangan.

Presiden Direktur Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi

Tol Cisumdawu: Memperlancar Perjalanan

Akses mudah melalui Tol Cisumdawu ke Bandar Udara Kertajati BIJB semakin mempermudah perjalanan penerbangan, termasuk penerbangan umrah, mencakup:

  • Memperpendek Waktu Perjalanan

Perjalanan dari Bandung dan sekitarnya menuju Kertajati BIJB semakin cepat dan mudah. Tol Cisumdawu menghubungkan wilayah Cileunyi di Bandung dengan Dawuan di Indramayu, sehingga perjalanan yang dulunya memakan waktu lebih dari 3 jam, kini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam.

  • Mempermudah ke Bandar Udara

Para penumpang memilih untuk menggunakan BIJB sebagai alternatif bandara yang lebih dekat dan lebih mudah.

baca juga : Lion Air Sediakan 1,5 juta Kursi, Perjalanan Udara Menjadi Pilihan Semakin Populer untuk Mudik dan Liburan

  • Memudahkan Transportasi Umum

Melalui Tol Cisumdawu, transportasi umum seperti bus dan travel yang menuju ke Kertajati BIJB juga semakin mudah dan cepat dalammelakukan perjalanan umrah.

  • Mengurangi Biaya Transportasi

Biaya transportasi menuju Kertajati BIJB semakin terjangkau, karena waktu dan jarak tempuh yang ditempuh semakin singkat. Hal ini akan membantu para jamaah umrah untuk mengurangi biaya transportasi mereka, sehingga mereka bisa mengalokasikan dana untuk keperluan umrah lainnya.

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi, kerjasama dan dukungan dari regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, pemerintah daerah dan pihak lainnya yang terkait dalam mempermudah dan memperlancar proses penerbangan bagi setiap jamaah umrah. (*)