P4S Lamellong Dorong Regenerasi Petani dan Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi

P4S juga dapat menjadi jembatan antara inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi, pemerintah maupun pihak lainnya dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendampingan yang tepat, pengetahuan dan teknologi tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi dapat diterapkan melalui praktik dan pembelajaran bersama.

Di sisi lain, keberlanjutan program membutuhkan kelembagaan yang kuat. Karena itu, Sikola P4S Lamellong turut memberikan perhatian terhadap penguatan kapasitas organisasi agar P4S mampu mengelola kegiatan, membangun jejaring, menjalin kemitraan, serta melanjutkan proses pembelajaran secara mandiri.

Penguatan kelembagaan juga dinilai memiliki kaitan erat dengan regenerasi petani. Generasi muda membutuhkan ruang belajar yang memungkinkan mereka melihat secara langsung bahwa pertanian dapat dikembangkan melalui teknologi, inovasi, kewirausahaan, dan pengetahuan.

Dengan demikian, regenerasi petani bukan sekadar persoalan pergantian pelaku berdasarkan usia. Regenerasi merupakan proses menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Baca Juga : Terjaring Razia Lalu Lintas, Dua Pengendara di Bone Ternyata Bawa Diduga Sabu

Sikola P4S Lamellong menjadi salah satu contoh penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan yang dimulai dari tingkat desa. Ketika pembelajaran, teknologi, dan pendampingan dikembangkan dalam satu ekosistem, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas serta mengembangkan inovasi sesuai kebutuhan lokal.

Pada akhirnya, ketahanan pangan membutuhkan kemampuan meningkatkan produksi sekaligus menyiapkan generasi yang mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Karena itu, investasi pada pendidikan, kelembagaan, teknologi, dan regenerasi petani menjadi bagian penting dalam membangun pertanian Indonesia yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan.

Penguatan P4S dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan tujuan tersebut dengan menjadikan P4S sebagai pusat pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan diseminasi inovasi bagi masyarakat pertanian. (*)

Edil Sah Putra (Public Relation Tim MANNENNUNGENG PPK Ormawa UKM KPI Unhas)

Komentar