Pertarungan Capres 2024 Di Empat Isu: Dari Pecinta Buku, Pindah Ibukota Hingga Medsos

-000-

𝗕𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝟯 : 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗕𝘂𝗸𝘂

Jumlah yang tak membaca buku lebih banyak dibandingkan yang membaca buku. Yang tak membaca buku tahun lalu, minimal satu judul buku saja, sebesar 45.7%. Sedangkan yang membaca buku sebesar 43.5%.

Mengenai jenis buku yang dibaca, buku non-sastra merupakan jenis buku yang paling banyak dibaca (63.3%). Buku sastra dibaca sebesar 33.1% dari segmen pembaca buku (43.5 %).

Antara buku fisik/cetak dengan buku digital, publik masih menggunakan buku fisik ketika membaca. Buku fisik digunakan dalam membaca sebanyak 69.1%. yang menggunakan buku digital sebesar 30.9%.

Publik yang membaca buku, capres pilihan tertingginya Prabowo. Prabowo dipilih sebesar 38.9%. Anies dipilih sebesar 32.9%. Ganjar dipilih sebesar 22.5%.

Sebaliknya, publik yang tahun lalu tak membaca buku minimal 1 judul saja, capres pilihan tertingginya adalah Ganjar. Ganjar dipilih sebesar 41.9%. Prabowo dipilih sebesar 30.3%. Anies dipilih sebesar 12%.

Di segmen pembaca buku sastra, capres pilihan tertingginya adalah Prabowo. Prabowo dipilih sebesar 41.9%. Anies dipilih sebesar 34.4%. Ganjar dipilih sebesar 20.4%.

Di segmen pembaca buku non-sastra, capres pilihan tertingginya adalah Prabowo. Prabowo dipilih sebesar 37.7%. Anies dipilih sebesar 33.1%. Ganjar dipilih sebesar 22.5%.

Publik yang suka baca buku fisik/cetak, capres pilihan tertingginya adalah Prabowo. Prabowo dipilih sebesar 42.6%. Anies dipilih sebesar 29%. Ganjar dipilih sebesar 21%.

Publik yang suka baca buku digital, capres pilihan tertingginya adalah Anies. Anies dipilih sebesar 41.4%. Prabowo dipilih sebesar 30.2%. Ganjar dipilih sebesar 25.7%.