JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM — Relawan Jokowi untuk Prabowo Gibran (ReJO) menyampaikan selamat dan penghargaan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas kepercayaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai Kapolri.
Ketua Umum ReJO, Ir. HM Darmizal MS, menyampaikan, amanah sebagai Kapolri merupakan tanggung jawab besar sekaligus momentum penting untuk terus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang melindungi, mengayomi dan melayani seluruh rakyat Indonesia.
“ReJO menyampaikan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Kami percaya pengalaman panjang beliau di lapangan, kemampuan kepemimpinan, serta rekam jejaknya dalam penegakan hukum merupakan modal penting untuk membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, kami menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo, atas pengabdian sebagai Kapolri selama 5 tahun lebih,” ujar Darmizal Kamis 1 Oktober 2026.
Baca Juga : DPR Setujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listryo Sigit Prabowo
Jenderal Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 yang memiliki rekam jejak dan pengalaman yang panjang, khususnya di bidang reserse dan penegakan hukum.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah bertugas sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Setelah itu, Suyudi dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di Bareskrim Polri, Wakapolda Metro Jaya, dan Kapolda Banten.
Kariernya kemudian berlanjut di tingkat nasional ketika Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Agustus 2025.
Selama memimpin BNN, Suyudi terlibat dalam penguatan upaya pemberantasan peredaran narkotika dan penanganan jaringan narkotika lintas negara.
Menurut Darmizal, rangkaian penugasan tersebut menunjukkan pengalaman Suyudi yang lengkap, mulai dari kepemimpinan kewilayahan, reserse, penyidikan, keamanan daerah, hingga penanganan persoalan narkotika pada tingkat nasional.
Baca Juga : Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga dan Bantu Warga Terdampak
Darmizal menilai pengalaman Suyudi ketika memimpin wilayah Bogor menjadi bagian menarik dari perjalanan pengabdiannya, untuk lebih memahami karakter masyarakat dan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Ketika bertugas di Bogor, Suyudi telah berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk dengan pak Prabowo Subianto yang ketika itu belum menjadi Presiden. Pengalaman interaksi dan komunikasi tersebut tentu menjadi bagian dari perjalanan penting dalam pengabdiannya,” ujar Darmizal.
ReJO memberikan perhatian khusus terhadap gagasan yang disampaikan Jenderal Suyudi dalam fit and proper test di DPR RI pada 1 Oktober 2026, terutama visi “Polri Bersama Masyarakat.”
Dalam paparannya, Suyudi menekankan pentingnya Polri menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan keamanan, dan menindak tindak pidana sesuai kewenangannya. Sehingga akan terasa nantinya, dimana Polri menjadi Semakin Dekat dengan Rakyat.
Bagi ReJO, gagasan tersebut memiliki makna strategis karena masyarakat membutuhkan institusi kepolisian yang hadir, responsif, humanis, profesional dan adil, mulai dari tingkat pos polisi, Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri.


Komentar