YOGYAKARTA, KORANMAKASSAR.COM — SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Social Worker sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, dan diikuti oleh seluruh murid kelas XI. Dalam pelaksanaannya, para siswa diterjunkan ke 12 SD Muhammadiyah yang berada di wilayah Kabupaten Sleman dan Kulon Progo.
Setiap kelas mendapat tanggung jawab mendampingi satu sekolah dasar, sehingga kegiatan dapat berjalan lebih terfokus dan efektif sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah tujuan.
Pada kesempatan ini terkumpul dana sebesar 146 juta untuk disalurkan dalam bentuk berbagai bantuan ke 12 SD Muhammadiyah di Sleman dan Kulon Progo.
Kegiatan Social Worker dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam berinteraksi dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.
Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar tentang kepedulian sosial secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara nyata.

Kehadiran murid SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta di sekolah dasar disambut dengan antusias oleh pihak sekolah dan siswa SD.
Suasana kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Social Worker meliputi penyerahan bantuan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SD Muhammadiyah.
Bantuan tersebut antara lain berupa alat tulis, buku bacaan, perlengkapan kebersihan, serta sarana pendukung pembelajaran lainnya.
Selain penyerahan bantuan, para murid juga mengadakan berbagai permainan edukatif bersama siswa SD. Kegiatan permainan ini dirancang untuk melatih kerja sama, kreativitas, serta meningkatkan motivasi belajar anak-anak sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Baca Juga : Mengukir Prestasi Qur’ani, 20 Murid SMA Muhi Yogyakarta Diwisuda Tahfidz
Pendanaan kegiatan Social Worker bersumber dari berbagai pihak, yakni dana sekolah, kontribusi murid, dukungan orang tua murid, serta sponsor yang turut berpartisipasi.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak merupakan kunci utama keberhasilan program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial murid.
Herynugroho menegaskan bahwa kegiatan Social Worker memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter bagi murid.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, moral, dan kepribadian peserta didik.

