MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Cup Open 2025 resmi dibuka pada 3–6 Desember 2025 di GOR Bulutangkis MBC Borong, Makassar. Ajang ini diikuti ratusan atlet dari berbagai klub di Kota Makassar serta peserta dari luar kota hingga luar provinsi. Turnamen ini menjadi salah satu agenda pembinaan prestasi bergengsi di awal musim kompetisi 2025.
Hadir mewakili Wali Kota Makassar, Kadispora Makassar Syamsul Bahri, didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Muhammad Akbal. Turut hadir mewakili Ketua Umum KONI Makassar, Wakil Ketua Umum II, Azhar Fachry, bersama Kabid Pendidikan Andi Yasin Iskandar, Kabid Humas Andre Eka Wijaya, serta Wakabid Pendidikan Zaenal.
Dari PBSI Makassar tampak hadir Kabid Binpres, Taufan, beserta jajaran pengurus dan panitia. Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Mustakim, yang menyampaikan kesiapan teknis dan tingginya antusias peserta pada edisi tahun ini.

Dalam sambutannya saat membuka secara resmi kejuaraan, Syamsul Bahri menegaskan bahwa Wali Kota Cup Open 2025 merupakan ruang kompetisi penting bagi atlet muda yang sedang dalam fase pembinaan prestasi.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah mengembangkan mental bertanding dan menilai perkembangan atlet kita. Pemerintah Kota Makassar terus mendukung penyelenggaraan event seperti ini karena menjadi fondasi lahirnya atlet berprestasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan.
Waketum II KONI Makassar, Azhar Fachry, turut memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi atlet bulutangkis dari berbagai daerah.
baca juga : Kuatkan Pembinaan Prestasi, KONI Makassar Jalin Sinkronisasi Program dengan KONI Pusat
“Antusias peserta tahun ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan pembinaan bulutangkis di Makassar berjalan baik dan semakin diminati. KONI Makassar akan terus mendukung turnamen seperti ini karena menjadi ajang evaluasi dan pencarian bibit potensial,” jelasnya.
Azhar berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet muda berkualitas yang mampu membawa nama Makassar pada tingkat nasional maupun internasional.
Dengan digelarnya turnamen ini, diharapkan tercipta atmosfer kompetisi yang sehat serta meningkatnya motivasi atlet untuk terus mengukir prestasi. (*)

