Pada tahun 1923, Boeing memasuki persaingan menyaingi Curtiss untuk mengembangkan sebuah pesawat tempur pengejaran untuk Layanan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat. Meskipun Curtiss menyelesaikan desain pertama dan dianugerahi kontrak, Boeing terus mengembangkan pesawat tempur PW-9-nya. Pesawat itu, bersama dengan pesawat tempur Boeing P-12/ F4B, membuat Boeing menjadi produsen pesawat tempur terkemuka selama dekade berikutnya.
Pada tahun 1925, Boeing membangun pesawat surat Model 40 untuk pemerintah Amerika Serikat untuk digunakan pada rute pos udara. Pada tahun 1927, sebuah versi yang ditingkatkan dari pesawat ini dibangun, Model 40A yang memenangkan kontrak Kantor Pos AS untuk mengantarkan surat antara San Francisco dan Chicago. Model 40A juga memiliki kabin penumpang yang menampung dua penumpang.
baca juga : 14 Juli 1945 : Usulan Ketua BPUPKI Radjiman Wediodiningrat Dijadikan Sebagai Hari Pajak Nasional
Pada tahun yang sama, Boeing menciptakan sebuah maskapai bernama Boeing Air Transport, yang merger setahun kemudian dengan Pacific Air Transport dan Boeing Airplane Company. Penerbangan pos udara pertama untuk maskapai itu adalah tanggal 1 Juli 1927. Perusahaan ini berganti nama menjadi United Aircraft and Transportasi Corporation di tahun 1929 dan mengakuisisi Pratt & Whitney, Hamilton Standard Propeller Company, dan Chance Vought. United Aircraft kemudian membeli National Air Transport pada tahun 1930.
Pada tanggal 27 Juli 1928, pesawat bersayap ganda Boeing 80 berkapasitas 12 penumpang melakukan penerbangan pertamanya. Dengan tiga mesin, pesawat itu menjadi pesawat pertama Boeing yang dibangun dengan tujuan tunggal menjadi angkutan penumpang. Versi yang ditingkatkan, 80A, membawa delapan belas penumpang, melakukan penerbangan perdana pada September 1929. (sumber : wikipedia)

