Pandawalim5 Bawa Budayawan Malaysia Jelajah Pesona Bahari dan Budaya Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Tim Pandawalim5 memfasilitasi kunjungan 10 budayawan asal Malaysia yang tergabung dalam komunitas Kesumat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan destinasi wisata bahari Sulawesi Selatan, khususnya kawasan Kepulauan Sangkarrang, Selasa (28/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi antara komunitas Kesumat Malaysia dengan budayawan Sulawesi Selatan, Dr. Suriady Mappagara, M.Hum., yang kemudian dikoordinasikan bersama Tim Pandawalim5 sebagai pelaksana rangkaian kegiatan selama berada di Makassar.

Tim Pandawalim5 yang dipimpin Prof. Dr. H. Muh. Natsir Siola, M.Ag., bersama sejumlah akademisi dan pelaku budaya Sulsel, menjadi wadah kolaborasi dalam memperkuat jejaring budaya serta mempromosikan potensi pariwisata daerah.

Dalam agenda kunjungan, rombongan budayawan Malaysia yang dipimpin Naemuddin menikmati keindahan sejumlah destinasi wisata bahari, di antaranya Pulau Kodingareng Keke, Pulau Samalona, dan Pulau Gusung di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Baca Juga : UNIMEN Angkat Budaya Enrekang di Panggung PEKSIMIDA 2026

Di Pulau Kodingareng Keke, rombongan mendapat sambutan dari Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdar, S.H., sebelum melanjutkan perjalanan menikmati panorama laut dan kekayaan alam kepulauan Makassar.

Usai menjelajahi wisata bahari, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Kota Makassar dan kawasan Heritage Kota Tua. Kegiatan kemudian ditutup dengan pertandingan bulu tangkis persahabatan di Lapangan GORO yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Sebagai bentuk apresiasi dan simbol persahabatan, delegasi Kesumat Malaysia juga menyerahkan cendera mata kepada Camat Kepulauan Sangkarrang.

Ketua Kesumat Malaysia, Naemuddin, mengaku terkesan dengan keindahan alam, budaya, serta keramahan masyarakat Sulawesi Selatan. Ia menyebut kunjungan ke Makassar menjadi pengalaman berharga yang mendorong pihaknya untuk kembali berkunjung.

“Kami sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Sulawesi Selatan. Karena pengalaman sebelumnya sangat menyenangkan, kami berencana kembali datang ke Makassar pada Oktober mendatang,” ujarnya.

Baca Juga : Benteng Rotterdam Siap Direvitalisasi, Wali Kota Makassar Dampingi Menteri Kebudayaan RI

Sementara itu, Ketua Tim Pandawalim5 Makassar, Prof. Dr. H. Muh. Natsir Siola, M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun diplomasi budaya melalui kolaborasi antarkomunitas.

Menurutnya, sinergi antara akademisi, budayawan, pelaku budaya, dan pemerintah dapat menjadi kekuatan dalam mempererat hubungan budaya Indonesia-Malaysia sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Selatan ke tingkat internasional.

“Pertukaran budaya seperti ini penting untuk memperkuat persahabatan dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas di bidang kebudayaan dan pariwisata,” katanya. (*)