MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, dalam penyambutan kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sudiang, Minggu (14/6/2026).
Kloter 17 ini terdiri dari jemaah asal Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bone yang kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan ibadah haji.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah. Ia berharap para jemaah dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa keteladanan di tengah masyarakat.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Turnamen Padel IKAPTK Sulsel, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Purna Praja
“Ibadah haji adalah ibadah yang dinantikan umat Muslim. Alhamdulillah seluruh jemaah kembali dengan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran jemaah haji sebagai tokoh panutan di lingkungan masing-masing, terutama dalam memberikan contoh kebaikan dan mendukung pembangunan daerah.
Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan jemaah.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengundang Menteri Haji dan Umrah RI untuk kembali hadir di Makassar pada musim haji mendatang, mengingat jumlah calon jemaah haji asal Kota Makassar diperkirakan meningkat.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Resmikan Cetiya Zhen An Kong, Tekankan Peran Rumah Ibadah Perkuat Toleransi di Makassar
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji serta kepulangan ke tanah air.
“Selamat kembali ke tanah air. Insyaallah menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan,” ujarnya.
Usai penyambutan, Menhaj RI secara simbolis menyerahkan manifest jemaah kepada pemerintah daerah sebagai tanda berakhirnya rangkaian penyelenggaraan ibadah haji dan kembalinya tanggung jawab jemaah ke daerah masing-masing. (*)

