ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Program Studi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi (FSaintek) Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar kuliah umum bertema “Dari Kampus ke Dunia Profesi: Persiapan Mahasiswa Teknik Sipil Menghadapi Dunia Kerja”, Senin (2/3/2026), di Aula Kampus I UNIMEN.
Kegiatan ini menghadirkan Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar, Muhammad Syafaat S. Kuba, sebagai pembicara utama.
Kuliah umum diikuti dosen dan mahasiswa Teknik Sipil dari seluruh angkatan.
Dalam pemaparannya, Syafaat menekankan pentingnya kesiapan kompetensi teknis dan nonteknis sebelum memasuki dunia kerja.
Baca Juga : 12 Mahasiswa UNIMEN Raih Beasiswa Cendekia Baznas, Total Bantuan Capai Rp196 Juta
Ia mendorong mahasiswa aktif mengikuti sertifikasi profesi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun jejaring profesional sejak di bangku kuliah.
“Dunia konstruksi semakin kompetitif. Mahasiswa harus membekali diri tidak hanya dengan kemampuan teknis, tetapi juga soft skills dan sertifikasi yang relevan,” ujarnya.
Turut hadir Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNIMEN, Ismaya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam membangun atmosfer akademik yang progresif dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Mahasiswa Teknik Sipil UNIMEN harus mampu bersaing secara profesional dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” katanya.
Selain kuliah umum, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FSaintek UNIMEN dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar.
Kerja sama ini diharapkan membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Suasana berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias berdiskusi mengenai tantangan industri konstruksi, peluang karier, serta strategi menghadapi persaingan global di bidang teknik sipil.
Melalui kegiatan ini, Teknik Sipil UNIMEN menegaskan komitmennya mencetak lulusan unggul, profesional, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja. (*)


Komentar