Munafri menjelaskan, kehadiran kawasan baru di Biringkanaya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan keramaian kota, yang selama ini terpusat di kawasan Pantai Losari.
“Kita berharap konsentrasi kepadatan dan pusat kegiatan tidak hanya di Losari, tetapi bisa terpecah ke Biringkanaya. Alhamdulillah, wilayah ini sudah dilirik investor besar seperti Summarecon,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap pembangunan kawasan terpadu yang digarap Summarecon, mulai dari convention hall berkapasitas 7.000–8.000 orang. Ada juga, pusat perbelanjaan (mall), serta Sekolah Dasar di lokasi ini.

“Ini aset yang harus dijaga bersama, bukan hanya oleh Summarecon, tapi juga oleh masyarakat Biringkanaya. Semakin banyak orang hadir, maka perputaran ekonomi juga akan terus tumbuh,” ungkapnya.
Meski demikian, Munafri berpesan agar pembangunan kawasan modern ini tidak hanya dinikmati secara eksklusif, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.
Ia berharap manajemen Summarecon memberi ruang kerja bagi warga Biringkanaya, sehingga mereka ikut berkontribusi dalam pembangunan.
“Dan yang tak kalah penting, sistem pengelolaan sampah di kawasan ini harus dijalankan maksimal, dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat,” pesannya.
baca juga : Wali Kota Makassar Targetkan Pengelolaan Sampah Tuntas di Rumah Tangga
Pesta rakyat malam itu pun berlangsung meriah, sekaligus menjadi simbol optimisme bersama bahwa Biringkanaya akan tumbuh menjadi magnet baru perkembangan ekonomi dan sosial Kota Makassar.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) tak hanya hadir sebagai pemimpin, tetapi juga menyatu dengan masyarakat lewat penampilan yang memukau.
Di atas panggung pesta rakyat Biringkanaya, ia membawakan lagu bertajuk “Kamu Nggak Sendirian” yang dipopulerkan grup band ska Tipe-X. Suasana pun seketika pecah meriah, diwarnai tepuk tangan dan sorak sorai warga yang larut dalam kegembiraan malam penuh kebersamaan itu. (*)

