Wakil Wali Kota Ajak Gerakan Bersama Lawan Penyalahgunaan Obat di Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri sekaligus membuka kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu dengan tema “Lawan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa” yang digelar di Aula BBPOM Makassar, Jalan Baji Minasa, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, sebelum resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Makassar.

Turut hadir Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakarsa Setiawan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin, unsur perguruan tinggi, organisasi profesi, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, serta perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Penetapan Komcad ASN Sulsel 2026, Tegaskan Penguatan Bela Negara

“Pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Dibutuhkan sinergi mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, tokoh agama, hingga masyarakat untuk menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya peredaran obat-obatan tertentu secara ilegal yang masuk ke Kota Makassar dan dinilai perlu mendapat perhatian serius.

“Kita harus menelusuri bagaimana obat-obatan ini bisa masuk. Jika sudah ada beberapa jenis beredar, berarti ada jaringan yang harus diungkap bersama. Ini demi melindungi generasi muda kita,” tegasnya.

Menurutnya, Indonesia saat ini tengah bersiap menuju bonus demografi dan visi Indonesia Emas 2045, sehingga generasi muda harus dijaga dari penyalahgunaan obat maupun narkotika.

“Kalau generasi muda kita dirusak sejak sekarang, maka target Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai. Kita harus memastikan mereka tumbuh sehat secara fisik dan mental,” tambahnya.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Dukung Hari Buku Nasional, Literasi dan UMKM Disatukan di Makassar

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan obat di lingkungan sekitar.

“Jangan takut melapor kepada guru atau pihak berwenang jika menemukan hal mencurigakan. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakarsa Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Badan POM RI dalam memperkuat sinergi nasional pencegahan penyalahgunaan obat tertentu.

Komentar