MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan transparan, objektif, dan bebas dari praktik titipan maupun percaloan.
Hal itu ditegaskan Munafri saat melakukan pemantauan langsung proses verifikasi pendaftaran di sejumlah sekolah, Rabu (17/6/2026), untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.
Dalam kunjungannya ke SMP Negeri 6 Makassar dan SMP Negeri 3 Makassar, Munafri meninjau ruang verifikasi serta berdialog dengan petugas yang memeriksa dokumen calon peserta didik.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif
“Saya turun langsung memastikan SPMB berjalan transparan. Verifikator harus bekerja kuat dan teliti agar tidak ada celah kecurangan,” tegasnya.
Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi praktik percaloan atau intervensi pihak tertentu dalam proses penerimaan siswa baru.
Menurutnya, keadilan harus menjadi prinsip utama agar tidak ada calon peserta didik yang dirugikan.
“Jangan ada titipan. Jangan ada calo. Semua harus sesuai aturan dan kuota yang tersedia,” ujarnya.
Munafri juga menyoroti pentingnya peran verifikator dan sistem digital yang digunakan Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam memperkuat transparansi.
Melalui sistem berbasis aplikasi dan pemantauan real-time, proses verifikasi dapat diawasi secara terbuka oleh publik.
Ia menjelaskan saat ini proses SPMB masih berada pada jalur non-domisili, seperti afirmasi, mutasi, dan prestasi, sementara tantangan terbesar diperkirakan terjadi pada jalur domisili yang memiliki jumlah pendaftar lebih besar.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Jadi Responden Perdana, Sensus Ekonomi 2026 Mulai Menyasar Warga Makassar
“Kita ingin memastikan tidak ada ketidakadilan. Yang dekat sekolah jangan sampai kalah oleh yang punya kedekatan tertentu,” kata Munafri.
Selain pengawasan, Pemkot Makassar juga menyiapkan penambahan jumlah verifikator untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar serta menjaga kualitas pelayanan tetap optimal.
Sementara itu, Tim Ahli Pemkot Makassar, Andi Gita Namira Patigana, menyebutkan progres verifikasi mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya di bawah 50 persen, kini telah mencapai sekitar 70 persen.


Komentar