Kemarau Panjang, Pemkab Enrekang Fokus Amankan Pasokan Air Bersih

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kabupaten Enrekang terus memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau panjang.

Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kepada Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Selatan.

Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Kepala BPBPK Sulsel, Baskoro Elmiawan, Selasa (15/9/2026). Pemerintah daerah berharap pembangunan SPAM dapat mendukung ketersediaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat Enrekang.

“Kami berharap usulan yang telah disampaikan dapat diakomodir, sehingga masyarakat Enrekang dapat menikmati akses air bersih yang layak,” ujar Yusuf.

Baca Juga : Revitalisasi 144 Sekolah di Enrekang, Kejari dan Pemkab Letakkan Batu Pertama di TK Pembina

Selain mengusulkan pembangunan infrastruktur air bersih, Pemkab Enrekang juga melakukan langkah penanganan langsung di lapangan. Sejumlah mobil tangki dikerahkan untuk mendistribusikan air kepada warga yang membutuhkan.

Armada tersebut berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, BAZNAS dan PDAM Tirta Maspul.

Menurut Pemkab Enrekang, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kemarau.

Baca Juga : Atap SDN 4 Maroangin Enrekang Roboh Diterjang Angin, Siswa Terpaksa Belajar Diliburkan

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengandalkan penanganan darurat, tetapi mendorong pembangunan sistem penyediaan air yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dengan kombinasi distribusi air secara langsung dan penguatan infrastruktur melalui usulan SPAM, Pemkab Enrekang berharap akses air bersih masyarakat dapat semakin terjamin. (*)

Komentar