LPM Penalaran UNM Gelar ToT 2026, Cetak Fasilitator Penalaran Berkualitas

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar Training of Trainers (ToT) 2026 sebagai upaya menyiapkan fasilitator yang memiliki kemampuan kepelatihan, teknik fasilitasi, dan manajemen pelatihan.

Kegiatan yang mengusung tema “Teliti Menyiapkan, Cermat Memfasilitasi: Membangun Fasilitator Penalaran yang Berkualitas” tersebut resmi dibuka di Aula Rapim Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (4/9/2026).

Ketua Panitia ToT 2026, Ardiansah, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar kepelatihan sekaligus keterampilan dalam menyampaikan materi dan mengelola proses pembelajaran.

“Peserta tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga mampu menjadi penyampai dan pelatih bagi rekan-rekan lainnya di kemudian hari,” ujar Ardiansah.

Menurutnya, kemampuan fasilitasi merupakan bagian penting dalam pengembangan kapasitas. Karena itu, peserta diarahkan memahami materi sekaligus teknik menyampaikan dan mengelola pelatihan secara efektif.

Baca Juga : Sidang Pleno LPM Penalaran UNM Jadi Momentum Evaluasi dan Pembenahan Organisasi

Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026, Muhammad Ammar Latif, mendorong peserta mengikuti seluruh rangkaian ToT dengan serius dan menjadikannya sebagai ruang memperdalam pengetahuan serta keterampilan.

Ia menilai ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan akan bermanfaat, baik dalam menunjang aktivitas perkuliahan maupun setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNM yang diwakili Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Syamsu Rijal, menyebut kegiatan ToT memiliki keterkaitan dengan pengembangan kapasitas akademik mahasiswa.

“Kegiatan kita di sini adalah kegiatan yang mendukung kesuksesan akademik kita,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri pembina LPM Penalaran UNM, pengurus, panitia, pengarah, alumni, civitas akademika, serta peserta ToT 2026.

Baca Juga : Pleno LPM Penalaran UNM Digelar, Fokus Evaluasi dan Optimalisasi Kinerja Pengurus

Rangkaian pembukaan diawali dengan Tari Paduppa sebagai tarian penyambutan khas Sulawesi Selatan, dilanjutkan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Setelah seremoni pembukaan, peserta mengikuti rangkaian inti ToT 2026 yang dipusatkan di BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan hingga Minggu (6/9/2026).

Melalui kegiatan ini, LPM Penalaran UNM berharap lahir fasilitator yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu mengelola proses pembelajaran, mentransfer pengetahuan, dan mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa di lingkungan akademik maupun organisasi. (*)

Komentar